Kepala SMKN 2 Kotabumi Menghindar Masalah Berita Dana BOS dibawa ke Kasi SMK
Lampung Utara-Setelah diberitakan sebelumnya ada dugaan penyelewengan anggaran pemeliharaan sarana dan prasarana di SMKN 2 Kotabumi yang bersumber dari dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) Tahun 2025, tentu dugaan yang timbul bukan tuduhan yang tidak beralasan, faktanya banyak kerusakan pada bangunan sekolah itu yang seharusnya bisa diperbaiki menggunakan anggaran tersebut, tapi seakan tidak pernah tersentuh.
Seperti dibeberapa bagian, contohnya pada pelafon koridor didepan kelas yang rusak parah, dan plafon didalam kelas sudah mulai menganga sebab lapuk termakan usia.
Kondisi itu cukup menjadi alasan jika timbul pertanyaan digunakan untuk apa anggaran
sebesar Rp110.379.000,- yang seharus dipergunakan untuk perawatan sarana dan prasarana sekolah, jika plafon triplek saja tidak mampu diganti, bukan hanya itu didapati juga kondisi wc siswa sangat kumuh tidak terawat.

Kepala SMKN 2 Kotabumi Sri Idayanti
Saat diberikan kesempatan untuk menjawab, jika ada yang kurang tepat terkait pemberitaan itu, sebagai hak sanggah dan hak klarifikasi jika ada yang perlu diklarifikasi, namun bukan memberikan keterangan malah terkesan menghindar.
Diketahui dari Satpam yang bertugas jaga mengatakan bahwa Kepala SMKN 2 Kotabumi ada disekolah “Ibu Kepsek ada bang, tadi sedang keluar naik motor tunggu saja,”katanya selasa 16 Des 2025.

Ketika jurnalis harianmonitor ingin masuk ke ruangan Sri Idayanti, saat meminta izin kepada guru dan pegawai tata usaha yang ada saat itu, semua kompak seakan menutupi keberadaan Kepsek.
Bahkan saat jurnalis meminta bantuan mengetukkan pintu ruangan kepsek kepada salah seorang ibu guru, ibu itu menolak untuk membantu seraya berkata dan langsung pergi “suruh yang lain saja pak, saya masih ada urusan,” katanya sembari berjalan pergi tidak menunjukkan etika seorang pendidik.
Kondisi tersebut menambah pertanyaan apakah disekolah tersebut tidak lagi menjaga budaya timur kebanggaan Indonesia yang terkenal ramah dan sangat menghormati tamu apalagi diruang lingkup sekolah dimana tempat menempa generasi penerus agar menjadi lebih baik.
Mendapati kondisi seperti itu jurnalis harianmonitor melakukan koordinasi dengan Kepala Seksi (Kasi) SMK Cabang Dinas (Cabdin) Pendidikan Wilayah IV, Erwin Rusman,S.Sos.,M.Si
Beliau menyambut baik atas kedatangan harianmonitor membangun komunikasi dengan pihaknya, namun beliau mengatakan mengenai pemberitaan yang sudah ditayangkan terkait SMKN 2 Kotabumi, dirinya menyarankan langsung saja komunikasi dengan pihak sekolah dan berikan hak jawab
Dia mengatakan tidak bisa mengintervensi kedua belah pihak, baik Sekolah maupun jurnalis, namun dia berpesan agar jurnalis harianmonitor mengedepankan etika profesi dan bekerja profesional dalam menjalankan tugas jurnalistik “Biarkan pihak sekolah memberikan klarifikasi, sudah benar dinda koordinasi kesini itu tidak salah, namun yang bisa memberi jawaban adalah sekolah, tidak salah juga jurnalis mengkritisi namun ingat tetap dengan cara profesional,”tegasnya.(Red).






